Batu Love Garden (BALOGA), theme park edukasi flora di bawah naungan Jawa Timur Park Group, kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Specta Flora Festival 2026 yang akan berlangsung pada 2–5 Juli 2026. Memasuki penyelenggaraan ketiga di Batu Love Garden, festival ini hadir sebagai ruang kolaborasi antara sektor pariwisata, florikultura, ekonomi kreatif, komunitas, serta pemerintah dalam mengangkat potensi flora sebagai identitas khas Kota Batu.
Specta Flora Festival 2026 diselenggarakan oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Batu bekerja sama dengan Batu Love Garden, Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), Young Ambassador Agriculture (YAA), Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI), Duta Petani Milenial dan Andalan (DPM/A), komunitas kreatif, serta didukung Pemerintah Kota Batu. Mengusung tema “Mekar Bersama Tumbuhkan Kreativitas”, festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati keindahan flora sekaligus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan inspiratif.
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang memiliki koleksi ribuan jenis tanaman dan bunga, Batu Love Garden dinilai menjadi lokasi yang tepat untuk menghadirkan festival bertema flora. Kehadiran festival ini juga menjadi upaya mendukung ekosistem florikultura Kota Batu, khususnya pada periode bulan Suro yang selama ini identik dengan menurunnya permintaan bunga dari masyarakat.
Berbagai rangkaian acara telah disiapkan untuk memeriahkan Specta Flora Festival 2026. Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menyaksikan dan mengikuti beragam kegiatan menarik seperti Lomba Merangkai Wedding Bouquet, Floral Photography Workshop, Biodiversity Kids Trail, Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, Lomba Menyanyi, Sepeda Hias Flora, Zumba Flower Party, Lomba Flower to Wear, Lomba Fashion BALOGA, Costume Carnival, hingga Grebeg Bunga yang menjadi salah satu daya tarik utama festival.
Selain kompetisi dan pertunjukan, festival ini juga menghadirkan Flora Expo yang berlangsung sepanjang acara, menampilkan beragam tanaman hias, bunga, produk kreatif berbasis flora, serta karya komunitas dan pelaku usaha lokal. Berbagai talkshow dan diskusi turut diselenggarakan untuk memberikan wawasan mengenai florikultura, lanskap, lingkungan, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Isha Mey, Direktur Batu Love Garden, mengatakan bahwa Batu Love Garden tidak hanya hadir sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mendukung pengembangan potensi daerah.
“Specta Flora Festival menjadi salah satu bentuk sinergi antara sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif yang selama ini menjadi kekuatan Kota Batu. Melalui penyelenggaraan festival ini, kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati keindahan flora yang ada di Batu Love Garden, tetapi juga semakin mengenal potensi florikultura lokal serta berbagai karya kreatif yang lahir dari komunitas dan pelaku usaha di Kota Batu,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi petani bunga, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta sektor pariwisata daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan selama periode penyelenggaraan festival.
Dengan konsep yang menggabungkan unsur edukasi, hiburan, kreativitas, dan promosi potensi lokal, Specta Flora Festival 2026 diharapkan kembali menjadi salah satu agenda wisata tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai kota wisata berbasis florikultura dan ekonomi kreatif.
Masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian Specta Flora Festival 2026 dengan mengunjungi Batu Love Garden pada tanggal 2–5 Juli 2026 dan menjadi bagian dari perayaan kreativitas yang mekar bersama keindahan flora Kota Batu. Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta Instagram dan TikTok @specta_flora_festival @balogaofficial @jawatimurpark.

Batu Love Garden Jawa Timur Park Group – Wisata Edukasi Keluarga Masa Kini dengan Pameran atau Pertunjukan khas Indonesia





Discussion about this post