Batu Love Garden (Baloga) menjadi salah satu destinasi favorit bagi pelajar, karena menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat pembelajaran. Melalui berbagai program edukasi yang terus dikembangkan, Batu Love Garden kini mengenalkan edukasi hidroponik sebagai alternatif pertanian modern yang relevan bagi generasi muda.
Setelah sebelumnya menghadirkan edukasi pembuatan coklat dengan output milkshake coklat, kini edukasi hidroponik menjadi salah satu program unggulan yang dapat dipelajari langsung saat berkunjung ke Batu Love Garden.
Hidroponik merupakan sistem tanam dengan teknik khusus yang dilakukan tanpa menggunakan tanah. Teknik ini memanfaatkan air dengan kandungan nutrisi yang terkontrol, sehingga menghasilkan tanaman dengan kadar mineral yang terjaga serta minim residu kimia. Melalui metode ini, pengunjung dapat memahami konsep pertanian modern yang lebih efisien, praktis, dan ramah lingkungan.
Pada edukasi hidroponik di Baloga, pengunjung akan diperkenalkan dengan berbagai teknik hidroponik yang telah diterapkan secara langsung oleh manajemen. Hal ini menunjukkan bahwa metode tersebut tidak hanya bersifat teori, tetapi telah berhasil diaplikasikan dengan hasil nyata. Pengunjung dapat melihat tanaman seperti cabai yang sudah berbuah, serta mengetahui usia tanaman yang ditanam menggunakan berbagai teknik hidroponik.

Beberapa teknik yang dapat dipelajari antara lain teknik vertikultur, yaitu sistem pertanian secara vertikal atau bertingkat yang dapat diterapkan baik secara indoor maupun outdoor. Pada teknik ini, Baloga menampilkan hasil nyata seperti tanaman selada dan seledri yang telah tumbuh dengan baik. Selain itu, terdapat pula teknik deep flow technique yang menggunakan genangan air dengan aliran lambat, teknik dutch bucket, teknik aquaponik, teknik rakit apung, teknik aeroponik, teknik wick system, teknik nutrient film technique (NFT), hingga sistem kincir irigasi yang menarik untuk diamati secara langsung.

Edukasi hidroponik ini merupakan bagian dari paket edukasi pertanian yang juga menyediakan berbagai pilihan lainnya, seperti edukasi tanam bunga, budidaya stroberi, tanam padi, serta teknik mencangkok. Setiap paket memungkinkan peserta memilih salah satu jenis edukasi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Program edukasi ini dapat diikuti dengan tambahan harga Rp25.000 per orang. Dengan biaya tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati tiga pilihan edukasi di Batu Love Garden, termasuk edukasi pertanian. Program ini berlaku dengan minimal peserta sebanyak 20 orang, sehingga sangat cocok untuk kunjungan rombongan sekolah. Fasilitas yang didapatkan juga cukup lengkap, mulai dari lembar kerja siswa untuk mendukung proses pembelajaran,pemandu (guide), fun game interaktif, hingga pendampingan langsung dari edukator.
“Melalui program edukasi hidroponik ini, kami ingin mengenalkan pertanian modern dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh generasi muda. Tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung prakteknya di lapangan. Harapannya, pengalaman ini dapat menumbuhkan minat serta kepedulian terhadap dunia pertanian sejak dini,” ujar Isha Mey, Direktur Batu Love Garden.
Dapatkan informasi lengkap seputar tiket, promo terbaru, dan berbagai pilihan destinasi wisata lainnya melalui website resmi JTP di jtp.id. Ikuti juga Instagram dan TikTok @balogaofficial serta @jawatimurpark untuk mendapatkan update keseruan wahana serta inspirasi liburan seru bersama keluarga.

Batu Love Garden Jawa Timur Park Group – Wisata Edukasi Keluarga Masa Kini dengan Pameran atau Pertunjukan khas Indonesia





Discussion about this post