Mega Science Center dan Budaya, salah satu destinasi terbaru Jawa Timur Park Group, memperkuat jejaring kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata melalui kegiatan Field Trip in Collaboration Mega Science Center dan Budaya bersama Asosiasi Pariwisata Malang Raya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus memperkenalkan potensi Mega Science Center dan Budaya sebagai destinasi wisata edukasi yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.
Kegiatan ini melibatkan perwakilan sekitar 20 asosiasi dan komunitas pariwisata, di antaranya PHRI Kota Batu, ASPPI Malang, DPD ASPPI Jawa Timur, PCP Kota Batu, ASITA, MTC, HPI Malang, BGC, FORDEWI, IHSA, KOREMBI, POKDARWIS, HPOI, BAPTA, AITTA, Batu Local Guide, DPD PUTRI Jawa Timur, PAM, dan HPI Batu. Kehadiran para pelaku pariwisata dari Malang Raya hingga berbagai wilayah di Jawa Timur menjadi kesempatan untuk memperluas pengenalan destinasi sekaligus membuka peluang kerja sama yang mendukung pengembangan sektor pariwisata, edukasi, dan budaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan eksplorasi kawasan Mega Science Center dan Budaya untuk memberikan pemahaman langsung kepada para peserta mengenai konsep, koleksi, dan pengalaman edukasi yang ditawarkan. Destinasi ini memiliki 617 koleksi alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya yang menjadi bagian dari pengembangan pengalaman wisata berbasis ilmu pengetahuan dan kekayaan budaya.
Eksplorasi kawasan dilengkapi dengan sejumlah pertunjukan dan demonstrasi interaktif, mulai dari pertunjukan Srimulat, show wayang potehi, peluncuran roket di area antariksa, hingga demonstrasi Tesla coil. Berbagai aktivitas tersebut memberikan gambaran mengenai pendekatan pembelajaran yang dikembangkan melalui perpaduan koleksi, teknologi, pertunjukan, dan pengalaman langsung bagi pengunjung.

Manager Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pengelola destinasi dan pelaku industri pariwisata.
“Kegiatan field trip dan kolaborasi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi kita semua untuk memperkuat sinergi dalam memajukan sektor pariwisata, edukasi, dan budaya, khususnya di Malang Raya. Melalui kolaborasi antara Mega Science Center dan Budaya dengan asosiasi pariwisata, kami berharap dapat terus mendorong inovasi, memperluas jejaring kerja sama, serta menghadirkan pengalaman berwisata yang edukatif dan berkesan bagi masyarakat luas,” ujar Titik.
Ia menambahkan, Jawa Timur Park Group berkomitmen mendukung berbagai inisiatif kolaboratif yang dapat memperkuat daya tarik wisata daerah dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
“Kami di Jawa Timur Park Group berkomitmen untuk mendukung setiap langkah kolaboratif yang dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan gagasan baru, mempererat kerja sama, dan membangun semangat bersama untuk terus memajukan pariwisata Indonesia, sejalan dengan semangat Wonderful Indonesia,” tambahnya.
Kegiatan utama dilanjutkan di Auditorium Mega Science Center melalui presentasi mengenai Jawa Timur Park Group, termasuk arah pengembangan dan ekspansi perusahaan, yang disampaikan oleh Titik S. Ariyanto. Selanjutnya, Manajer Operasional Mega Science Center dan Budaya, Deni Rina Sari, memaparkan konsep destinasi, karakteristik koleksi, serta potensi pengalaman edukasi yang dapat dikembangkan bagi berbagai segmen pengunjung.
Sebelum sesi presentasi, para peserta disambut dengan penampilan spesial robot humanoid Michael Sae dan Robot Joni. Pertunjukan ini memperlihatkan pemanfaatan teknologi dan robotika sebagai bagian dari pengalaman interaktif di Mega Science Center dan Budaya, sekaligus memperkenalkan pendekatan edukasi yang menghubungkan perkembangan teknologi dengan pengalaman belajar secara langsung.
Manajer Operasional Mega Science Center dan Budaya, Deni Rina Sari, menjelaskan bahwa eksplorasi langsung menjadi kesempatan bagi pelaku pariwisata untuk memahami karakter destinasi secara lebih menyeluruh, termasuk potensi pengembangannya sebagai pilihan wisata edukasi.
“Mega Science Center dan Budaya menggabungkan sains, teknologi, dan budaya dalam satu kawasan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mendapatkan perspektif dari para pelaku pariwisata mengenai kebutuhan wisatawan dan peluang pengembangan destinasi. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung,” ungkap Deni.
Selain eksplorasi dan presentasi, kegiatan ini dilengkapi dengan sharing session yang memberikan ruang bagi para peserta untuk menyampaikan tanggapan, saran, dan masukan terkait pengembangan Mega Science Center dan Budaya. Diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah antara pengelola dan pelaku industri pariwisata, sekaligus mengidentifikasi peluang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan wisatawan.
Melalui kegiatan ini, Jawa Timur Park Group mendorong penguatan jejaring dengan asosiasi dan komunitas pariwisata sebagai bagian dari pengembangan destinasi yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas pengenalan Mega Science Center dan Budaya di kalangan pelaku industri, tetapi juga membuka peluang sinergi dalam menghadirkan pengalaman wisata yang mengintegrasikan edukasi dan budaya, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem pariwisata di Malang Raya dan sekitarnya.

Jawa Timur Park adalah sebuah tempat wisata edukasi keluarga masa kini yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur.






Indonesia
China
Discussion about this post