Beruang kutub satu-satunya di Indonesia dapat pengunjung temukan di area Zona Hewan Musim Dingin. Meskipun tidak hidup, beruang kutub ini tetap dapat disaksikan melalui exhibit yang menakjubkan dan memberikan gambaran nyata mengenai habitat aslinya.
Di Museum Satwa, pengunjung dapat menemukan ribuan koleksi satwa yang dilengkapi dengan penjelasan informatif di setiap galerinya. Selain itu, petugas yang standby di area juga siap membantu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai satwa yang ada. Pada awal area, pengunjung akan disuguhkan dengan Sangkar Raksasa yang mengedukasikan berbagai satwa unggas.
Selanjutnya terdapat Dome Gajah Afrika yang menjadi spot foto favorit pengunjung. Tidak ketinggalan, insectarium dengan ribuan koleksi serangga yang ditata dengan sangat menarik, serta berbagai area lainnya seperti Hallway, Wanantara Show, Zona Galeri Fosil, Zona Ikan dan Hewan Laut, Ruang Khazanah Pengetahuan Fauna, Zona Hewan Musim Dingin, Zona Hewan Afrika, dan area terakhir yaitu Zona Action.
Tidak hanya edukasi satwa, di Museum Satwa pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan menarik Wanantara Show yang hadir setiap hari pukul 13.30 WIB (kecuali hari Jumat, informasi terbaru dapat dicek melalui Instagram @jatimparkdua).
Wanantara Show merupakan sajian edukatif yang dikemas dalam bentuk pertunjukan untuk menggambarkan proses pertumbuhan flora atau tanaman dengan konsep yang menarik dan mudah dipahami. Hal ini menjadikan Museum Satwa tidak hanya sebagai tempat belajar tentang satwa, tetapi juga sebagai sarana edukasi flora.
Ada lagi yang menarik di Museum Satwa, yaitu tersedianya paket edukasi satwa yang digemari oleh rombongan sekolah. Dalam paket ini, pengunjung dapat mengikuti aktivitas bedah satwa tikus yang dipandu oleh edukator profesional Museum Satwa dan dilaksanakan di area Ruang Khazanah Pengetahuan Fauna, dengan harga tambahan hanya Rp10.000 per anak. Edukasi ini bertujuan untuk mengenal anatomi tubuh satwa melalui media satwa tikus, dengan ketentuan minimal 20 siswa dalam satu sesi.

Museum Satwa menjadi salah satu museum favorit yang selalu dicari wisatawan saat berkunjung ke Kota Batu. Selain menawarkan nilai edukasi yang tinggi, Museum Satwa juga memiliki pencahayaan (lighting) yang menarik sehingga sangat cocok untuk dijadikan spot berfoto, terutama bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan di Batu.
Sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan wisata edukasi berkualitas, manajemen Jatim Park 2 menyampaikan bahwa Museum Satwa terus dikembangkan sebagai destinasi pembelajaran bertaraf internasional. “Kami terus memperkuat positioning Jatim Park 2 sebagai destinasi eduwisata unggulan bertaraf internasional di Indonesia.
Melalui Museum Satwa, kami menghadirkan pengalaman belajar yang imersif dengan standar display dan kurasi koleksi yang mengacu pada museum kelas dunia. Hal ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menjadikan Kota Batu sebagai tujuan utama wisata edukasi nasional, khususnya saat momen libur sekolah,” ujar Agus Mulyanto, General Manager Jawa Timur Park 2.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai tiket, pilihan destinasi, serta berbagai promo selama periode libur sekolah, pengunjung dapat mengakses situs resmi jtp.id serta mengikuti akun Instagram @jatimparkdua, @museumsatwa_, dan @jawatimurpark.

Museum Satwa adalah Museum berstandar International yang menampilkan koleksi fosil dan replika berbagai satwa dari seluruh belahan dunia yang sudah diawetkan

Discussion about this post