Our location map
Total 0 Site Visitors
26°C

TICKET
CHECK

PROMO CHECK
News


Angkat Reptil Lokal, Ratusan Reptil Ikut Kontes di Kota Batu, BKSDA Buat Penegasan Ini

http://suryamalang.tribunnews.com/2018/01/08/angkat-reptil-lokal-ratusan-reptil-ikut-kontes-di-kota-

SURYAMALANG.COM, BATU - Ratusan Reptil Adu Kecantikan dan Kesehatan dalam Batu National Reptile Contest, di Predator Fun Park, Minggu (7/1/2018).

Lebih dari 400 pecinta reptil yang tergabung dalam berbagai komunitas maupun individu berkompetisi dalam Batu National Reptile Contest di Predator Fun Park.

Setiap peserta ini harus beradu kecantikan dan kesehatan dari hewan peliharaan mereka dihadapan para dewan juri.

Ada tiga jenis reptil yang ikut kontes, yakni Ular, Iguana, dan Gecko.

Tampak pemilik hewan mempersiapkan hewan peliharaannya.

Seperti yang dilakukan oleh Cintia, peserta asal Kediri. Ia mengikut sertakan Iguana jenis Coloumb Mix Peru berusia 25 tahun ini.

"Ada beberapa hal yang dinilai, seperti kesehatannya, delap atau janggutnya, kepala, sampai ekornya," kata Cintia seusai dinilai oleh juri dalam Batu National Reptile Contest.

Sementara itu, Ketua Panitia Batu National Reptile Contest Muhammad Wafi mengatakan setiap reptil dinilai dari kesehatan, kecerahan warna dan kulitas khusus kelas gecko.

Serta kebersihan dan berat badan.

Saat penilaian reptil yang dilombakan itu sungguh memukau para dewan juri karena warna-warna hewan yang eksotis.

Kemudian dari segi perawatan dan kualitas hewan terbukti sangat terawat.

"Kontes nasional ini diikuti dari berbagai daerah mulau dari Jakarta, Bali, Mojokerto, Jombang, Kediri, Solo, Semarang, Surabaya, Banyuwangi, Probolinggo dan sebagainya. Karena ini kegiatan kedua kami setiap tahunnya. Apalagi yang diikutsertakan kebanyakan reptil lokal, karena untuk mengangkat jenis reptil lokal," kata Wafi.

Kategori yang digelar ini beragam antara lain, Gecko Normal, Tangerine & Snow. Gecko Juvenile (maksimal 23 gram), Gecko Albino, Gecko Jungle & Stripe, Gecko Superhypo & Sunglow.

Lalu Open Green Iguana SVL kurang dari 20 centimeter, Open Green Iguana SVL lebih besar dari 20 centimeter. 

ADVERTISEMENT

 

Open Iguana Minus Terawat. Kemudian ada Open Iguana (Red, Blue, Albino, Rhino,etc), Open Salvator SVL kurang dari 35 centimeter (Non Albino, Black Sulfur, Cumingi, Axantic), Open Salvator SVL lebih besar dari 35 centimeter (Non Albino, Black Sulfur, Cumingi, Axantic), dan Open Varanus (Non Appendix).

Sedangkan untuk kelas kontes reptil tidak berkaki, kategorinya antara lain Open Reticulatus Normal kurang dari 1,5 meter, Open Reticulatus Normal lebih dari 1,5 meter, Open Reticulatus Normal Variant All Size, Open Reticulatus Morph, Open Ball Python Normal, Open Ball Python Morph, dan Open Candoia.

Lainnya Open Boa Constrictor Normal, Open Boa Constrictor Morph, Open Colubrid Import, Open Python Normal (Non Molurus), Open Retic Tiger Non Combo, Open Venom (Display Sendiri), Open Lokal Snake Homalopsidae (Enhydris, Homalopsis, Cantoria, Ferdonia, Gerarda, Myron, Ceberus), Open Lokal Snake Non Homalopsidae dan Open Dipong Normal. 

"Pemenangnya diambil untuk masing-masing kelas lima besar. Mendapatkan piala, piagam, uang pembinaan dan berbagai hadiah menarik lainnya," imbuh dia.

Menurutnya event ini selain untuk ajang silahturahmi antar komunitas juga untuk mengenalkan wisata yang terletak di jalan Raya Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo ini.

Kegiatan seperti ini, lanjut Wafi untuk memberikan wadah kepada pecinta reptil. Jadi tidak hanya sekedar merawat tetapi memiliki tempat untuk ajang prestasi.

"Ini untuk menjembatani supaya komunitas ini punya wadah untuk meraih prestasi. Jadi tidak hanya sekedar merawat," imbuhnya.

Sementara itu, M.Sukron Makmun, Pengendali Ekosisten Hutan, BKSDA Jatim menambahkan, dalam kontes ini pihaknya mengawasi apabila ada peserta yang mengikutsertakan reptil yang dilindungi.

Karena sesuai peraturan, hewan yang dilindungi tidak boleh diikut sertakan dalam lomba.

"Kalau ada peserta yang mengikutsertakan reptil yang langka atau dilindungi, langsung kami sita. Disini kami hanya mengawasi, apalagi jika tidak memiliki surat izin ubtuk memelihara," kata dia.

Sejauh ini, memang belum ada. Karena reptil pun ada yang termasuk hewan langka serta dilindungi.

Previous News